Showing posts with tag: 22 mei

Kapolres Sebut Massa Perusuh 22 Mei Dibayar Rp100-250 Ribu

ProdukIdn – Polres Metro Jakarta Barat menangkap 184 pelaku kerusuhan Aksi 22 Mei Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengky Haryadi mengatakan para tersangka mengaku mendapatkan bayaran.

“Massa ini dibayar dengan jumlah yang bervariasai dari Rp100-250 ribu, kami masih dalami juga, karena ini juga ada amplop terpisah berisikan uang Rp100 ribu yang sudah diberi nama,” kata Hengky saat dikonfirmasi, Jumat (24/5).

“Polisi juga masih mencari pihak yang memberikan sejumlah uang itu. Pasalnya, sampai saat ini hal itu baru diketahui dari keterangan pelaku saja,”Lanjut Hengky.

Lebih lanjut, dikatakan Hengky, atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 212 KUHP, Pasal 214 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 187 KUHP, dan Pasal 358 KUHP .

“Ancamannya 12 tahun penjara,” katanya.

Selain itu, para perusuh itu, kata Hengky berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatera.

Kerusuhan saat 21 dan 22 Mei pecah di sejumlah titik di Jakarta Barat, tepatnya di kawasan Slipi dan Petamburan. Di Slipi, massa sempat membakar dua bus milik polisi dan sejumlah mobil.

Singapura Rilis Peringatan Bagi Warganya Jelang 22 Mei

PRODUKIDN, Singapura Rilis Peringatan Bagi Warganya Jelang 22 Mei – Kedutaan Besar Singapura di Indonesia mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya yang berada di Indonesia pada 22 Mei 2019.

Peringatan tersebut dikeluarkan perihal masalah pengumuman hasil Pemilu 2019.

“Terdapat laporan dari media mengenai kemungkinan besar terjadinya demonstrasi pada 22 Mei 2019. Lokasi kejadian di sekitar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jalan Thamrin, Jakarta.” tulis Kedubes Singapura melalui situs resminya pada Sabtu, 19 Mei 2019.

Demonstrasi dan acara massa serupa juga kemungkinan akan terjadi di kota-kota lain di Indonesia.

Oleh karena itu, Kedubes Singapura meminta agar warganya yang berada di Indonesia supaya menghindari daerah-daerah tempat berlangsungnya demonstrasi.

“Warga Singapura juga didorong untuk melakukan e-Register dengan Kementerian Luar Negeri di https://eregister.mfa.gov.sg/.

“Kepada seluruh warga Singapura di Indonesia dihimbau untuk menghindari daerah-daerah demonstrasi serta memonitor media lokal secara berkala untuk mengetahui perkembangan terbaru.” tambah Kedubes Singapura.

Sementara itu, bagi mereka yang membutuhkan bantuan konsuler dapat menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Jakarta di +62 811 863 348 (24 jam), Konsulat Jenderal di Batam +62 811 691 6916 (24 jam), Konsulat Jenderal di Medan +62 811 617 0339 (24 jam) atau Kantor Kementerian Luar Negeri (24 jam) di + 65 6379 8800/8855,” tulis Kedubes Singapura.

Singapura Rilis Peringatan Bagi Warganya Jelang 22 Mei

Rencananya, aksi demonstrasi yang akan diadakan pada tanggal 21 hingga 22 Mei di KPU itu digelar oleh para pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Aksi tersebut akan dipimpin oleh Ustaz Sambo. Ia meminta agar massa supaya memenuhi jalan-jalan protokol di sekitar KPU.

Di samping itu, Sambo juga meminta agar para relawan dan pendukung Prabowo-Sandi untuk menggelar buka bersama hingga tarawih di depan KPU.

Setiap polisi di Indonesia juga akan dikerahkan menjelang pengumuman hasil KPU untuk mengantisipasi apabila terdapat pihak-pihak yang berniat mengacaukan kegiatan tersebut.

Hingga saat ini, hasil pemilihan suara telah mencapai 91% dan Jokowi unggul dengan total suara 55,7% disusul oleh Prabowo dengan 44,3%.

Istri Presiden Indonesia ke-4, Sinta Nuriyah Wahid juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi hasil Pemilu 22 Mei.

Sinta menyatakan setelah mendatangi beberapa daerah di Indonesia.

Dia melihat suasana daerah-daerah tersebut masih sangat kondusif usai Pilpres.

Ia juga mengingatkan kembali kepada masyarakat mengenai makna bulan Ramadhan.

Dengan berpuasa, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat menahan seluruh amarahnya.